Senin, 15 Februari 2010

FENOMENA KESURUPAN DAN SKIZOFRENIA

Koran indopos , 23 Oktober 2005 halaman 22 berjudul puluhan santri kesurupan, diceritakan sejumlah santri pondok pesantren syaibul barokah pandeglang, banten kesurupan jin, apa pasal? Puluhan santri itu ternyata sedang mengikuti pesantren ramadhan dan rukyat. Anehnya puluhan santri yang kesurupan semuannya adalah perempuan. beberapa orang panitia ikut turun tangan mereka berusaha memegangi dan menenangkan peserta yang kesurupan.
Mau keluar sendiri atau dipaksa? Kata ustadz zulkipli menyuruh jin yang ada dalam tubuh peserta agar keluar.
Mau keluar sendiri. Jawab peserta yang kesurupan itu dengan wajah lunglai.
Mana plastiknya!. Kata ustad zulkifli. Lalu diambil platik hitam dan di dekatkan kemulut wanita yang kesurupan. Tak lama kemudian keluar dari mulut korban kesurupan itu muntah(biasanya kalo orang kampung muntahnya berupa kangkung, tempe dan lontong sayur yang disantap malam kemarin).
Ada hal yang aneh mengapa ketika jin itu keluar justru muntahan(yang mungkin keluar kangkung, tempe dan lontong yang kemaren dia santap.) Apakah jin berubah jadi muntahan, atau barang kali jin itu bisa keluar kalau ada boncengan dari muntahan perut si korban kesurupan.

Menurut kalangan ahli jiwa dan seorang ulama muhammad al ghozali. Fenomena kesurupan jin tidak lain adalah faktor gangguan jiwa. Sebagian kalangan ahli jiwa mengkalim kesurupan jin sebagai skyzofrenia.
Skyzofrenia sendiri merupakan penyakit gangguan jiwa yang bertaraf berat dan termasuk salah satu dari 70 macam gangguan jiwa yang ada di indonesia. Di dunia medis terdapat lebih dari 300 gangguan jiwa.

Skyzofrenia berasal dari kata shizo berarti jiwa dan phren yang berarti kacau. Kalau digabung maka Skyzofrenia berarti jiwa yang terbelah atau jiwa yang kacau karena penyakit ini menyebabkan penderita seolah olah punya jiwa yang lain.

Fenomena kesurupan masal pernah terjadi pula pada beberapa pelajar di bandung beberapa waktu lalu ketika itu kejadiannya ditanggapi oleh direktur rumah sakit jiwa bandung, dr dengara pane seperti ditulis dalam harian umum pikiran rakyat, jum'at 26/3/2005. Dia mengatakan "saya sangat membantah keras adanya hubungan antara kesurupan dengan dunia gaib. Kesurupan itu diakibatkan oleh adanya gangguan emosional dalam diri para siswi tersebut yang menyebabkan terjadinya perubahan kepribadian."
banyak studi antropologi kedokteran menyebutkan kesurupan hanya gejala penyakit akibat kebudayaan setempat, gejala kebudayaan setempat ini diperparah oleh kondisi ekonomi dan sosial korban. Seperti yang terjadi dikota demak, jawa tengah banyak wanita pedesaan terkena kesurupan "hantu cekik" mereka seperti tercekik leher nya. Setelah diselidiki ternyata serangan "hantu cekik" ini terjadi ketika mereka menghadapi musim paceklik. Jadi obat yang utama adalah kesejahteraan yang harus diperbaiki disamping doa ruqiynya.
Namun demikan sebagian kalangan yang merujuk pada dalil al qur an dan hadits Nabi SAW percaya dan yakin bahwa fenomena kesurupan bukan sekedar dominasi gangguan jiwa namun suatu fenomena yang telah diakui keberadaannya sebagaimana tertera dalam
Q.S. Al baqoroh. 275. Dan hadits riwayat bukhari dan muslim "sesungguhnya setan menjalar dalam tubuh bani adam seperti menjalarnya darah dalam tubuhnya."

ibnu taymiyah menyatakan tidak ada imam kaum muslimin yang mengingkari masuknya jin ke dalam tubuh orang yang kesurupan. Barangsiapa yang mengingkari hal itu dan mengaku bahwa syara' mendustai kejadian tersebut, ia telah berdusta terhadap syara'. Tidak ada dalil syara' yang menafikan hal itu.

Abdullah ahmad bin hambal berkata: saya berkata kepada ayahku. Ayah suatu kaum berpendapat bahwa jin itu tidak dapat masuk ke dalam diri manusia. Jawab ayahku. Hai anakku mereka telah berdusta adanya jin telah ditetapkan dalam alquran, sunnah rasulullah dan kesepakatan para ulama'
(fathul qodir, syaukani).
Menurut al ghozali ulama' yang tidak mengakui fenomena kesurupan sebagai realita dalam alqur'an beliau berkomentar tentang dal yang dijadikan landasan QS. AlBaqoroh bahwasanya tidak pernah ada sejarah yang mengungkapkan bahwa orang yang makan riba mengalami kesurupan, namun kata beliau bahwasanya orang makan riba akan mengalami nasib seperti kesurupan nanti di hari kiamat.
Ibnu qoyyim berkata : gila (penyakit kesurupan) itu ada dua macam. Pertama gila karna pengaruh roh jahat. Kedua gila karena percampuran atau masuknya benda benda yang tidak steril atau kotor.
(dr. Fathiyakan, pandangan islam tentang sihir, santet, dan kesurupan, jakarta. Penerbit akademika pressindo, 2005.

Rasulullah pernah meruqiyah usman bin habil AS. Sahabat yang mengeluhkan bahwa shalatnya terganggu dan sering sekali ia lupa waktu shalat. Kemudian rasulullah memukul bagian punggung dan dadanya sambil mengatakan keluar wahai musuh allah. Ini artinya memukul itu secara kajian syariat boleh dalam masalah ruqiyah.

Imam ibnu taymiyah sebagaimana diceritakan muridnya ibnu qoyyim jika beliau meruqiyah orang di depan muridnya, orang tersebut dipukuli dengan rotan sampai ibnu qoyyim

-----------------
al ghozali, studi kritik atas hadis antara pemahaman tekstual dan kontekstual.
(alkisah no. 25/5-18 desember 2005)

bantahan al kisah No.25/5-18 desember 2005. Oleh adam mustafa bisri al kisah No.26/19 desember - januari 2005. Hal.11.


mengatakan : kami kira orang itu sudah mati. kerenam dipukuli sedemikian kerasnya namun ketika bangun ternyata orang itu tidak merasakan apa apa.

Jumat, 05 Februari 2010

PARA PENDUKUNG PLURALISME

1. PETER LUDWIG BERGER (sosiolog amerika),
"Dalam masyarakat demokrasi liberal dimana kebebasan beragama di jamin, agama tidak lagi menjadi sandaran negara karena sejalan dengan sistem kapitalisme adalah otoritas itu seperti pasar, siapa saja bebas memiliki otoritas."

2. DIANA L.ECK (the challange of pluralisme)
"Pluralisme bukan sekedar toleransi antar umat beragama, tidak pula sekedar menerima pluralitas. Dalam buku "from diversity to pluralisme". Agama agama itu sama benarnyadan tidak ada agam yang lebih benar dari agama lainnya.

3. JOHN HICK. (an interpretetion of religion)
"kebenaran itu relatif yang absolut hanya tuhan manusia tidak pernah mampu memahami tuhan dan apa yang dipahami oleh manusia hanya bersifat relatif.

--------------------------
Dr.Hamid Fahmi Zaekasyi. Direktur INSISTS, jurnal pemikiran islam republika, kamis 14 mei 2009.
-----------------------------
Di Amerika Serikat sendiri negara yang berdasarkan sekularisme secara langsung ataupin tidak agama mempengaruhi kebijakan politik setiap presiden. Misalnya ketika pemilihan calon presiden jhon carry dan jw bush mereka ditanya tentang pengaruh agama bagi mereka dalam pengambilan keputusan publuk. keduanya menjawab agama menjadi pertimbangan penting dalam setiap keputusan mereka. Bush yang dikenal sebagai neokon menjawab lebih semangat lagi "agamalah yang membuat saya bertahan di tengah berbagai gejolak yang saya hadapi.

(Republika 4 nopember 2004.)

Pada tgl 23 mei 2009 mantan presiden korsel poh moo hyo bunuh diri dengan meloncat kejurang di pegunungan dekat rumahnya " saya banyak berhutang budi pada banyak orang " Roh dituduh menerima suap dari pengusaha sepatu. Iwan Fals mengomentari : saya me aruh rasa hormat pada roh karena setidaknya roh memiliki rasa malu. Tempo, 14 - 20 sept 2009.

KEIMANAN UMAT KRISTEN ABAD I SAMPAI ABAD II MASEHI

Dr. Muhammad at thaur rahim menulis sejarah kekristenan selama 30 tahun menyatakan : pada abad I. Sepeninggalan yesus, murid murid yesus masih mempertahankan ketauhidannya secara murni. Hal ini dapat dibuktikan dalam naskah "THE SHEPHERD" (gembala). Karya hermas yang ditulis sekitar tahun 90 an masehi. Menurut gereka naskah tersebut termasuk kitab kanonik (yang dianggap suci). Diantara isi dalam naskah tetsebut berbunyi: "pertama, percayalah bahwa Allah itu esa dialah yang menciptakan dan mengatur segalanya, dia yang menciptakan sesuatu dari yang tiada menjadi ada, dia meliputi segala sesuatu tetapi ia tidak diliputi oleh apapun." bahkan sampai tahun 250 masehi kalimat keimanan umat kristen masih berbunyi: saya percaya kepada ALLAH YANG MAHA KUASA.

FATWA MUI TENTANG PLURALISME.

Sebelum MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya pluralisme tahun 2005 vatikan telah mengeluarkan dekrit dominus lesus ditegaskan bahwa paham pluralisme agama ditolak tegas pada tanggal 28 agustua 2000.
Jaum'at 30 maret 2009 republika.

KRISTEN DAN RAJA KONSTANTIN

Alkitab yang kita kenal saat ini disusun oleh kaisar roma yang pagan yaitu kaisar konstantin.
Di masa konstantin agama resmi romawi adalah adalah pemujaan matahari dan konstantin kepala pendetanya.
Tiga abad setelah penyaliban Yesus para pengikut kristus bertambah berlipat ganda sehingga kaum kristen dengan kaum pagan sering berperang serta mengancam terbelahnya kerajaan roma menjadi dua. Maka pada tahun 325 M ia memutuskan untuk menyatukan mereka dalam sebuah agama tunggal kristen. Konstantin adalah pebisnis kawakan, ia melihat peluang bahwa kristen sedang bangkit maka ia menyatukan kaum pagan menjadi kristen dengan melebur simbol-simbol, tanggal-tanggal serta ritual-ritual pagan ke dalam adat istiadat kristen. Ia menciptakan sejenis agama hibrid yang dapat diterima kedua belah pihak.

IMAM AT THABARI

Abu Ja'far Muhammad bin jarir atthabari. (228 -310 H/839-923M). Pada suatu sore iring-iringan wazir mendatangi gubuk sang imam menawarkan hadiah rumah lengkap dengan segala fasilitasnya kepada sang imam sebagai penghargaan atas kiprahnya memajukan ilmu pengetahuan islam. Namun ia menolak dengan alasan ia mengabdikan dirinya untuk ilmu pe getahuan tidak untuk mendapatkan harta. Konon imam thobari dapat menulis karya ilmiyah sebanyak 40 halamatn dalam satu hari. Karya ilmiyah yang pali terkenal adalah kitab : tarihurrusul wal muluk (sejarah para nabi dan rajakraja).adalah kitab sejarah yang paling monome tal serta kitab Jaamiul bayan fii tafsiril qur'anil aziim yaitu kitab tafsir referensi dari kitab kitab tafsir para ilama klasik.

IQRO'

Prof. Hull dalam karya monomentalnya "HISTORY AND PHILOSOHY OF SCIENCE" mengungkapkan salah satu mistery iqro'. Menurut hull, siklus peegumulan antara agama dan ilmu pengetahuan twrjadi setiap enam abad.
Priode Pertama : abad VI SM. Priodw ini ditandai dengan lahirnya tokoh rokoh filsafat yunani terkemuka seperti tales,phytagoras, aristoteles, dan plato. Pada priode ini para phylosof lebih popular dari pada para pemimpin politik dan pemimpin agama. Bahkan tokoh agama hampir tidak ditemukan pada priode itu.

Priode Kedua : Abad I (kelahiran nabi isa) sampai abad VI masehi. Priode ini ditandai dengan merosotnya popularitas filosof atau kaum intelektual dan menguatnya kaum penguasa yang berkoalisi dengan gereja (tokoh agama kristen). Mereka mengaku wakil tuhan.
Pada priode ini hampir tidak ditemukan filosof dan ilmuan dan sebaliknya bermunculan raja raja otoriter, orang orang tidak berani mengkaji apalagi meneliti ilmu pengetahuan karna hal itu berarti malapetaka buat dirinya. Apalagi bila hasil kesimpulan pwnelitiannya bertentangan dengan dogma penguasa atau gereja. Akibatnya munculan abad kegelapan dan kebodohan.
Priode Ketiga: abad VI M. Lahirnya Nabi Muhammad SAW. Sampai dengan abad XIII M (abad kebangkitan eropa) Rasulullah memadukan antara ilmu pengwtahuan dengan agama. Yang disimbolkan dalam ; iqra' bismirobbika. Artinya iqra' tampa bismirobbika terbukti tidak akan mengangkat derajat umat manusia.

Priode Keempat: abad XIII dunia barat hanya mengambil dan mengembangkan sains dan teknoligi tetapi melupakan agama sebagai pembimbingnya mereka mengambil kekayaan intelektual agama islam tetapi meninggalkan agama.
Priode kelima: sampai saat ditandai dengan kejenuhan manusia memuji pikirannya sendiri akhirnya muncul gerakan filsafat yang mertemakan kemanusiaan.
Prof.dr. Nasarudin umar, tepublika,hikmah. Senin, 1 Peb 2010.